You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Kasri
Logo Desa Kasri
Desa Kasri

Kec. Bululawang, Kab. Malang, Provinsi Jawa Timur

AYO MEMBANGUN INDONESIA DARI DESA

Barikan Malam 17 Agustus di Desa Kasri, Tradisi Tahunan untuk Mengenang Jasa Pahlawan

AHMAD MUJIB 17 Agustus 2026 Dibaca 45 Kali
Barikan Malam 17 Agustus di Desa Kasri, Tradisi Tahunan untuk Mengenang Jasa Pahlawan

Desa Kasri, Kecamatan Bululawang — Masyarakat Desa Kasri, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, kembali menggelar tradisi barikan malam 17 Agustus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia. Tradisi yang dilaksanakan setiap malam tanggal 17 Agustus tersebut rutin digelar setiap tahun dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Kasri dalam menyambut hari kemerdekaan.

Kegiatan barikan dilaksanakan di 20 wilayah RT yang tersebar di 7 RW dan 4 pedukuhan. Warga berkumpul di lingkungan masing-masing untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara bersama-sama. Dengan penuh semangat dan rasa cinta tanah air, warga menyanyikan lagu kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap bangsa dan negara serta untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.

Setelah menyanyikan Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan. Warga bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa serta pengorbanan para pejuang kemerdekaan.

Setelah rangkaian acara utama selesai, di beberapa wilayah RT kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama dan berkumpul hingga larut malam, bahkan sebagian warga melanjutkan dengan begadang hingga pagi hari. Suasana tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk berbincang, bersilaturahmi, dan menikmati kebersamaan dalam suasana kekeluargaan.

Makan bersama dalam tradisi barikan juga mencerminkan semangat gotong royong. Hidangan yang disiapkan untuk dinikmati bersama menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Bagi masyarakat Desa Kasri, barikan bukan sekadar kegiatan tahunan menjelang peringatan 17 Agustus. Tradisi ini menjadi ruang untuk mengenang jasa para pahlawan, menumbuhkan rasa nasionalisme, mempererat persaudaraan, serta menjaga budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Dengan dilaksanakannya barikan di 20 RT, 7 RW, dan 4 pedukuhan, semangat kemerdekaan diharapkan terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kebersamaan warga yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata bahwa semangat persatuan dan gotong royong tetap tumbuh di Desa Kasri.

Barikan malam 17 Agustus menjadi tradisi yang mempertemukan rasa syukur, penghormatan kepada pahlawan, dan kebersamaan warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image